
Secara konsep, Honda Giorno+ memang memiliki pendekatan desain yang mirip dengan Stylo 160. Honda mencoba menggabungkan estetika klasik dengan teknologi modern agar tetap relevan dengan kebutuhan pengendara masa kini. Namun Giorno+ terlihat lebih menonjolkan sisi retro yang bersih dan sederhana, tanpa terlalu banyak aksen dekoratif.
Dari sektor kaki-kaki, Honda Giorno+ menggunakan pelek berdiameter 12 inci, sama seperti Stylo 160. Ban yang digunakan juga tergolong lebar, memberikan kesan kokoh sekaligus mendukung kenyamanan berkendara. Meski begitu, desain palang pelek Giorno+ memiliki gaya yang sedikit berbeda, menyesuaikan karakter klasik yang diusung.
Masuk ke urusan fitur, Honda Giorno+ tak bisa dianggap remeh. Skuter ini sudah dibekali panel instrumen full digital yang menyajikan informasi dengan tampilan modern. Selain itu, terdapat kompartemen depan yang dilengkapi power outlet USB untuk mengisi daya gawai, serta sistem Smart Key yang memudahkan pengoperasian tanpa anak kunci konvensional.
Perbedaan paling signifikan antara Giorno+ dan Stylo 160 terletak pada sektor dapur pacu. Jika Stylo mengandalkan mesin 160 cc, maka Giorno+ dibekali mesin berkapasitas 125 cc. Meski kapasitasnya lebih kecil, mesin ini sudah menggunakan konfigurasi 4-klep, berpendingin cairan, dan tentu saja mengusung teknologi injeksi PGM-FI khas Honda.
Soal efisiensi bahan bakar, Honda Giorno+ justru punya nilai jual yang menarik. Klaim konsumsi BBM-nya mencapai sekitar 52,6 kilometer per liter, menjadikannya salah satu skuter 125 cc yang tergolong irit. Angka ini tentu menarik bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi untuk penggunaan harian.

Tinggalkan Balasan